Populasi sapi potong Jantan yang Bisa Dipotong di Jawa Timur tumbuh 1,49% menjadi 3,67 juta ekor data per 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2011 sebesar 26,21% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni turun 2,25%.
Daftar 10 Terbesar:
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di tanah air.
Jawa Timur mencatatkan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong tertinggi dengan 3,67 juta ekor. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Setelahnya Nusa Tenggara Barat di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di provinsi ini tumbuh 2,44%. Periode yang sama tahun sebelumnya populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di provinsi ini tercatat 1,31 juta ekor.
Selanjutnya, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di Jawa Tengah naik 0,77% menjadi 1,29 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di Lampung naik 3,07% menjadi 905,32 ribu ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Sulawesi Selatan dengan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong 838,48 ribu ekor (naik 2,11%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong tertinggi pada 2025:
- Jawa Timur 3,67 juta ekor
- Nusa Tenggara Barat 1,34 juta ekor
- Jawa Tengah 1,29 juta ekor
- Lampung 905,32 ribu ekor
- Sulawesi Selatan 838,48 ribu ekor
- Sumatera Utara 748,29 ribu ekor
- Nusa Tenggara Timur 622,28 ribu ekor
- Aceh 466,91 ribu ekor
- Sumatera Barat 411,05 ribu ekor
- Bali 399,37 ribu ekor