Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di Sulawesi Utara pada 2025 tercatat 63.985 ekor. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 39.953 ekor. Sebelumnya menurut rekam jejak 26 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Sulawesi Utara pernah terjadi pada 2024 dengan pertumbuhan sebesar 51,04% dan untuk rata-rata enam tahun terakhir yakni tercatat tumbuh -0,79%.
Urutan pertama adalah Jawa Timur, wilayah ini mencatatkan hingga 3,67 juta ekor. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 54.008 ekor dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Nusa tenggara barat berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di provinsi ini tumbuh 2,44%. Periode yang sama tahun sebelumnya populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di provinsi ini tercatat 1,31 juta ekor.
(Baca: Nilai Investasi PMA Sektor Listrik, Gas dan Air Periode 2013-2025)
Selanjutnya, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di Jawa Tengah naik 0,77% menjadi 1,29 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Lampung dengan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong 905,32 ribu ekor (naik 3,07%) dan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di Sulawesi Selatan naik 2,11% menjadi 838,48 ribu ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Tulang Bawang Rp.72,99 Juta Data per 2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur 3,67 juta ekor
- Nusa Tenggara Barat 1,34 juta ekor
- Jawa Tengah 1,29 juta ekor
- Lampung 905,32 ribu ekor
- Sulawesi Selatan 838,48 ribu ekor
- Sumatera Utara 748,29 ribu ekor
- Nusa Tenggara Timur 622,28 ribu ekor
- Aceh 466,91 ribu ekor
- Sumatera Barat 411,05 ribu ekor
- Bali 399,37 ribu ekor