Harga Cabai Rawit (Per Kg) di Pasar Tradisional di Nusa Tenggara Timur | 2026
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga cabai rawit di pasar tradisional Provinsi Nusa Tenggara Timur pada hari terakhir (10 Maret 2026) sebesar Rp75.200 per kg. Harga ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,53% dibanding hari sebelumnya (Rp74.800 per kg). Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga hari terakhir (Rp74.650 per kg), harga hari terakhir sedikit lebih tinggi, sedangkan dibanding rata-rata lima hari terakhir (Rp73.800 per kg) juga mengalami peningkatan. Dalam lima hari terakhir, harga fluktuatif dengan pertumbuhan berkisar antara 0,13% hingga 1,13%. Ranking Nusa Tenggara Timur menurut pulau Nusa Tenggara dan Bali tetap di posisi 1, sedangkan ranking seindonesia berada di urutan 17. Kenaikan tertinggi dalam data historis terjadi pada 29 Oktober 2025 dengan pertumbuhan 24,28%, sedangkan penurunan terendah pada 3 November 2025 dengan pertumbuhan -23,44%.
(Baca: Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Dibandingkan dengan Provinsi Bali yang berada di pulau yang sama, harga cabai rawit di Bali hari terakhir sebesar Rp75.900 per kg, ranking pulau 2 dan seindonesia 12. Meskipun Nusa Tenggara Timur berada di posisi pertama ranking pulau, nilai harganya sedikit lebih rendah dari Bali, namun perbedaan harganya tidak signifikan sebesar Rp700 per kg.
Provinsi Banten
Provinsi Banten berada di urutan 11 ranking seindonesia dan urutan 4 ranking pulau Jawa untuk harga cabai rawit hari terakhir. Harga cabai rawit di pasar tradisional Banten sebesar Rp76.600 per kg, mengalami pertumbuhan 3,03% dibanding hari sebelumnya (Rp74.350 per kg). Rata-rata tiga hari terakhir di Banten mencapai Rp75.600 per kg, sehingga harga hari terakhir berada di atas rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan provinsi lain dalam data perbandingan, Banten memiliki harga tertinggi, bahkan melebihi Bali yang berada di pulau Nusa Tenggara dan Bali. Pertumbuhan hariannya juga menjadi yang tertinggi di antara provinsi lain dalam data perbandingan, menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibanding hari sebelumnya.
Provinsi Bali
Provinsi Bali berada di urutan 12 ranking seindonesia dan urutan 2 ranking pulau Nusa Tenggara dan Bali. Harga cabai rawit di pasar tradisional Bali hari terakhir sebesar Rp75.900 per kg, mengalami penurunan sedikit sebesar 0,13% dibanding hari sebelumnya (Rp76.000 per kg). Rata-rata tiga hari terakhir di Bali sebesar Rp76.100 per kg, sehingga harga hari terakhir sedikit di bawah rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan Nusa Tenggara Timur yang berada di pulau yang sama, Bali memiliki harga yang sedikit lebih tinggi sebesar Rp700 per kg, namun mengalami penurunan sedangkan Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan. Ranking seindonesia Bali juga lebih baik dari Nusa Tenggara Timur, menunjukkan posisi harga cabai rawit yang lebih tinggi di tingkat nasional.
(Baca: Tenaga Kependidikan SMP Negeri Laki-Laki Periode 2017-2024)
Provinsi Papua
Provinsi Papua berada di urutan 12 ranking seindonesia dan urutan 2 ranking pulau Papua. Harga cabai rawit di pasar tradisional Papua hari terakhir sebesar Rp75.900 per kg, mengalami pertumbuhan 1,13% dibanding hari sebelumnya (Rp75.050 per kg). Rata-rata tiga hari terakhir di Papua sebesar Rp75.300 per kg, sehingga harga hari terakhir berada di atas rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan provinsi lain dalam data perbandingan, harga Papua sama dengan Bali, namun pertumbuhannya lebih tinggi dari Bali yang mengalami penurunan. Ranking seindonesia Papua sama dengan Bali, menunjukkan posisi harga yang sama di tingkat nasional, meskipun berada di pulau yang berbeda.
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan berada di urutan 15 ranking seindonesia dan urutan 1 ranking pulau Sumatera. Harga cabai rawit di pasar tradisional Sumatera Selatan hari terakhir sebesar Rp73.650 per kg, mengalami pertumbuhan 7,36% dibanding hari sebelumnya (Rp68.600 per kg). Rata-rata tiga hari terakhir di Sumatera Selatan sebesar Rp70.000 per kg, sehingga harga hari terakhir jauh di atas rata-rata tersebut. Meskipun ranking seindonesia lebih rendah dibanding provinsi lain dalam data perbandingan, pertumbuhannya menjadi yang tertinggi kedua setelah Banten, menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibanding hari sebelumnya. Sebagai provinsi dengan ranking pertama di pulau Sumatera, harga cabai rawit di Sumatera Selatan masih lebih rendah dibanding provinsi di pulau Jawa dan Nusa Tenggara dan Bali.
Provinsi Kalimantan Barat
Provinsi Kalimantan Barat berada di urutan 17 ranking seindonesia dan urutan 4 ranking pulau Kalimantan. Harga cabai rawit di pasar tradisional Kalimantan Barat hari terakhir sebesar Rp69.250 per kg, mengalami penurunan sedikit sebesar 0,29% dibanding hari sebelumnya (Rp69.450 per kg). Rata-rata tiga hari terakhir di Kalimantan Barat sebesar Rp69.300 per kg, sehingga harga hari terakhir sedikit di bawah rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan provinsi lain dalam data perbandingan, Kalimantan Barat memiliki harga terendah, bahkan lebih rendah dari Sulawesi Tengah yang berada di urutan 16 ranking seindonesia. Ranking pulau Kalimantan Barat juga berada di posisi keempat, menunjukkan posisi harga cabai rawit yang lebih rendah di tingkat pulau.