Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Rokan Hulu, pada 2024 tercatat Rp56,65 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 2,71% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp52,16 juta .
Meskipun demikian menurut data historisnya, dibandingkan dengan masa setelah pandemi covid, pertumbuhan di wilayah ini terlihat tidak lebih baik karena mencatatkan pertumbuhan yang lebih rendah.
(Baca: Harga Gula Pasir Lokal di Gorontalo Termahal Se-Indonesia (Selasa, 3 Maret 2026))
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 579,68 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp95.447 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 89.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Rokan Hulu merupakan sektor andalan dan menyumbang kontribusi terbesar PDRB pada 2024 lalu dengan nilai mencapai Rp30,99 jutajuta. Nominal ini tumbuh 1,68% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp28,32 jutajuta.
Kemudian sektor industri pengolahan tumbuh 2,22% menjadi Rp14,56 jutajuta, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan PDRB Rp3,09 jutajuta (5%).
(Baca: Harga Cabai Merah Keriting di Pasar Tradisional Periode Maret 2025-2026)
Terakhir, PDRB di Kabupaten Rokan Hulu, untuk urutan lima besar adalah konstruksi dengan nilai Rp1,96 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 5,63% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp1,84 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Rokan Hulu pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Rokan Hulu ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 53,18%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor pertambangan dan penggalian, dan sektor konstruksi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Jasa Perusahaan.