Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Badung Bulan Mei Naik 1,55%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kabupaten Badung pada Mei sebesar 1,55%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat -0,27%. Di antara delapan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 1,55% inflasi daerah.
(Baca: Kredit Bank Umum Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Periode 2015-2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kabupaten Badung berada di level 104,29 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 102,7.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 1,3% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kabupaten Badung telah mengalami pertumbuhan 0,7% (year to date/ytd).
Inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per Mei 2026).
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Televisi Kabel Kota dan Desa Periode 2013-2024)
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Mei di Kabupaten Badung :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,55%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin -0,12%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 2,36%
- Kelompok peralatan rumah tangga 11,07%
Dibandingkan dengan 144 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,34% dengan IHK sebesar 105,09 dan terendah terjadi di Kabupaten Lebak sebesar 1,54% dengan IHK sebesar 99,6. Sementara untuk Kabupaten Badung ini menempati urutan ketujuh.
Inflasi (umum) bulan Maret 2025 di tingkat nasional sebesar 1,65% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,5% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Mei 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,08% (yoy).
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.879 | +0.05 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |