Menurut data Kementerian Perdagangan, harga sejumlah bahan pangan pokok di Indonesia naik pada awal April 2026.
Kenaikan paling tinggi terjadi pada minyak goreng sawit curah. Per tanggal 6 April 2026, rata-rata harganya secara nasional mencapai Rp19.139 per liter, naik 4,99% dibanding sebulan sebelumnya (month-to-month/mtm).
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang, daging sapi, minyak goreng premium, gula, beras, dan terigu.
(Baca: Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Pangan Global Naik pada Maret 2026)
Berikut rincian bahan pangan di Indonesia yang rata-rata harganya pada 6 April 2026 naik dibanding sebulan lalu, diurutkan dari yang persentase kenaikannya tertinggi:
- Minyak goreng sawit curah: Rp19.139 per liter, naik 4,99% (mtm)
- Bawang merah: Rp41.752 per kilogram, naik 4,33% (mtm)
- Daging sapi paha belakang: Rp138.460 per kilogram, naik 2,25% (mtm)
- Minyak goreng sawit premium: Rp21.496 per liter, naik 1,90% (mtm)
- Gula pasir curah: Rp18.157 per kilogram, naik 1,54% (mtm)
- Beras medium: Rp13.718 per kilogram, naik 0,31% (mtm)
- Bawang putih honan: Rp36.435 per kilogram, naik 0,24% (mtm)
- Tepung terigu: Rp12.445 per kilogram, naik 0,14% (mtm)
- Beras premium: Rp15.343 per kilogram, naik 0,05% (mtm)
Namun, ada juga beberapa bahan pangan di Indonesia yang rata-rata harganya pada 6 April 2026 lebih rendah dibanding sebulan lalu, yaitu:
- Minyak goreng Minyakita: Rp15.893 per liter, turun 0,11% (mtm)
- Kedelai impor: Rp13.333 per kilogram, turun 0,12% (mtm)
- Daging ayam ras: Rp39.428 per kilogram, turun 1,64% (mtm)
- Telur ayam ras: Rp30.368 per kilogram, turun 1,77% (mtm)
- Cabai merah keriting: Rp36.034 per kilogram, turun 5% (mtm)
- Cabai rawit merah: Rp70.880 per kilogram, turun 7,04% (mtm)
- Cabai merah besar: Rp37.898 per kilogram, turun 8,39% (mtm)
(Baca: Kenaikan Harga 5 Komoditas Pangan Global Maret 2026, Gula Tertinggi)