Penduduk Kabupaten Bangli Mengeluarkan Rp23.395 per Kapita per Minggu untuk Membeli Beras
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli beras (beras lokal. kualitas unggul. impor) di Kabupaten Bangli pada 2025 adalah Rp23.395 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp24.203 per kapita per minggu.
(Baca: 12,03% Penduduk di Kabupaten Lamongan Masuk Kategori Miskin)
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 5,31%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 5,31%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Kediri | 2004 - 2025)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok padi padian di Kabupaten Bangli dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk kualitas unggul Rp23.395 per kapita per minggu, jagung basah dengan kulit Rp333 per kapita per minggu, tepung terigu Rp115 per kapita per minggu, jagung pipilan/beras jagung/jagung titil Rp52 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk beras ketan Rpsembilan per kapita per minggu
Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kabupaten ini mencapai Rp1,48 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut turun 10.42% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,65 juta per kapita per bulan.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli beras (beras lokal. kualitas unggul. impor) tertinggi adalah di Kabupaten Sabu Raijua dan terendah di Kabupaten Puncak. Sedangkan untuk Kabupaten Bangli ini, nominal pengeluaran untuk membeli beras (beras lokal. kualitas unggul. impor) berada di urutan 144. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli beras (beras lokal. kualitas unggul. impor) adalah Rp257 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli beras (beras lokal. kualitas unggul. impor):
- Kabupaten Sabu Raijua Rp39.340,0
- Kabupaten Sumba Tengah Rp38.761,0
- Kabupaten Manggarai Timur Rp38.623,0
- Kabupaten Intan Jaya Rp38.373,0
- Kabupaten Lanny Jaya Rp37.840,0
- Kabupaten Sumba Timur Rp37.384,0
- Kabupaten Yalimo Rp37.215,0
- Kabupaten Nias Barat Rp35.806,0
- Kabupaten Nias Rp33.664,0
- Kabupaten Ende Rp33.038,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.749 | -0.09 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |