Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data semester 2025 untuk Kota Kediri, persentase penduduk miskin saat ini tercatat 6,04 persen. Angka ini turun sebesar 0,47 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total jumlah penduduk miskin 17.930 jiwa. Sepanjang periode 2024-2025 terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 7,22 persen.
(Baca: Produksi Telur Itik/Itik Manila Periode 2013-2025)
Sepanjang periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan Kota Kediri pernah mencapai nilai tertinggi 13,85 persen pada tahun 2006. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Penurunan angka kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2008 sebesar 14,34 persen, sedangkan kenaikan terbesar terjadi pada tahun 2006 sebesar 1,69 persen.
Saat ini Kota Kediri menempati urutan 380 dari 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia untuk kategori persentase penduduk miskin. Urutan ini bergeser sedikit sebanyak 3 peringkat dibandingkan posisi tahun 2024. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir berada di angka 6,57 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 6,93 persen.
Berikut profil wilayah se-Jawa Timur dengan angka kemiskinan berdekatan dengan Kota Kediri:
Kabupaten Banyuwangi
Berada di peringkat 374 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 6,13 persen dengan penurunan 6,27 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 100.130 jiwa, garis kemiskinan sebesar 485,01 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 67,08 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 8,05 persen.
Kota Blitar
Peringkat 347 seluruh Indonesia, angka kemiskinan tercatat 6,60 persen dengan penurunan 2,22 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin berjumlah 9.690 jiwa, garis kemiskinan berada di 625,34 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita wilayah ini tercatat 63,15 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,44 persen.
(Baca: Provinsi Nusa Tenggara Barat Ekspor US$98,06 Ribu Bahan Nabati dan Hewani Lainnya)
Kota Mojokerto
Menempati urutan 423 secara nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 5,05 persen dengan penurunan 9,34 persen menjadi salah satu penurunan terbesar di kelompok ini. Jumlah penduduk miskin berjumlah 6.770 jiwa, garis kemiskinan 630,96 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 66,24 juta rupiah per tahun.
Kota Pasuruan
Berada di peringkat 368 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 6,18 persen dengan penurunan 2,22 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 12.830 jiwa, garis kemiskinan sebesar 588,31 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 54,01 juta rupiah per tahun.
Kota Probolinggo
Peringkat 401 secara nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 5,69 persen dengan penurunan 7,93 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin berjumlah 14.110 jiwa, garis kemiskinan berada di 683,24 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai 65,48 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Tulungagung
Menempati urutan 386 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 5,96 persen dengan penurunan 5,10 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 63.170 jiwa, garis kemiskinan sebesar 463,36 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 49,49 juta rupiah per tahun.