Gunung Marapi Kembali Erupsi Hari Ini, Tinggi Abu Capai 250 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada Selasa (6/1/2026) pukul 04.58 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Marapi hanya sekali erupsi.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 250 meter di atas puncak atau 3.141 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 3,1 milimeter dan durasi 35 detik.
(Baca: Jumlah Korban Menderita-Mengungsi karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Marapi di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 6 Januari 2026 pukul 00.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 0,6-3,3 milimeter dan lama gempa 19-36 detik.
Kemudian, 8 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 1-29,3 milimeter s-p 1,8-6,6 detik dan lama gempa 19-52 detik serta 3 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 1,3-3,5 milimeter s-p 13,4-31 detik dan lama gempa 64-125 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 73 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (38 kali letusan) sedangkan Gunung Marapi erupsi 1 kali.
(Baca: Ada Ratusan Bencana Alam sampai Awal April 2024, Banjir Terbanyak)