Waspada! Pagi Ini Gunung Dukono Kembali Erupsi (Kamis, 14 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Kamis (14/5/2026) pukul 06.48 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 13 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 600 meter di atas puncak atau 1.687 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 47,83 detik.
(Baca: Indonesia Punya Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 14 Mei 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 24 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 7-34 milimeter dan lama gempa 41,74-86,32 detik.
Kemudian, 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 34 milimeter s-p 35,43 detik dan lama gempa 97,4 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-10 milimeter dominan 8 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.968 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (1.007 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 122 kali.
(Baca: Negara dengan Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Pertama)