Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Persentase penduduk miskin sedikit turun menjadi 10,84 persen, dari 11,01 persen tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 14.380 orang, dengan jumlah penduduk total 137.450 jiwa. Pertumbuhan kemiskinan turun 1,54 persen, menempati rank ke-206 se-Indonesia dan ke-41 di Sulawesi.
Data historis kemiskinan periode 2004-2024 menunjukkan persentase tertinggi di 2007 (17,7 persen) dan terendah di 2022 (10,5 persen). Pertumbuhan tertinggi di 2006 (17,05 persen) dan terendah di 2008 (-20,85 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 10,78 persen, lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) 10,90 persen. Rank se-Indonesia bergeser dari 242 di 2022 ke 221 di 2023 lalu 206 di 2024.
(Baca: Persentase Penduduk Laki-Laki dan Perempuan yang Memiliki Akses Internet Periode 2015-2023)
Dibandingkan kabupaten tetangga di Sulawesi Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe berada di urutan ke-3 persentase kemiskinan. Posisinya di bawah Kabupaten Minahasa Tenggara (11,72 persen) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (11,33 persen). Jumlah penduduk miskinnya lebih tinggi dari 4 kabupaten lain kecuali Kabupaten Minahasa Selatan (19.130 orang). Garis kemiskinan di sini Rp419,87 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp40,80 juta per tahun.
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan adalah 195, lebih baik dari Kabupaten Kepulauan Sangihe. Persentase kemiskinan 11,33 persen, sedikit turun 5,9 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 7.880 orang, jumlah penduduk total 75.374 jiwa. Garis kemiskinan Rp388,06 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp45,87 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk naik 3,19 persen, sedangkan pertumbuhan kemiskinan turun signifikan.
Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan 295, lebih rendah dari Kabupaten Kepulauan Sangihe. Persentase kemiskinan 8,32 persen, turun 5,02 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 5.630 orang, jumlah penduduk 70.723 jiwa. Garis kemiskinan Rp364,58 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp31,52 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit turun 0,3 persen, menunjukkan stabilitas jumlah penduduk.
(Baca: Persentase Penduduk Miskin Periode 2013-2025)
Kabupaten Kepulauan Talaud
Rank se-Indonesia 303, posisi terendah di antara kelompok ini. Persentase kemiskinan 8,17 persen, turun 3,43 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 7.740 orang, jumlah penduduk 100.645 jiwa. Garis kemiskinan Rp435,43 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp52,24 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit turun 0,13 persen, sementara pertumbuhan kemiskinan turun secara konsisten.
Kabupaten Minahasa Selatan
Rank se-Indonesia 270, persentase kemiskinan 8,97 persen, naik sedikit 0,9 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 19.130 orang, jumlah penduduk 242.463 jiwa (terbanyak di kelompok ini). Garis kemiskinan Rp402,65 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp61,07 juta per tahun (tertinggi di kelompok ini). Pertumbuhan penduduk naik 0,48 persen, menunjukkan peningkatan jumlah penduduk secara stabil.
Kabupaten Minahasa Tenggara
Rank se-Indonesia 182, posisi terbaik di kelompok ini. Persentase kemiskinan 11,72 persen, turun 1,01 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 12.590 orang, jumlah penduduk 120.858 jiwa. Garis kemiskinan Rp419,87 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp40,80 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk naik 1,02 persen, sedangkan pertumbuhan kemiskinan turun secara lambat.