Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Indragiri Hilir Riau semester 2025 sebesar 4,95 persen. Angka ini turun 12,54 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah penduduk miskin tercatat 35.970 jiwa. Total penduduk wilayah ini saat ini mencapai 726.071 jiwa, tumbuh 1,79 persen setahun terakhir.
(Baca: Provinsi Nusa Tenggara Timur Ekspor US$3.770 Barang Barang Kayu dan Gabus)
Sejak periode 2004 hingga 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi 18,34 persen pada tahun 2004. Catatan terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar juga terjadi pada tahun 2025 yaitu sebesar minus 12,54 persen. Peringkat kemiskinan nasional wilayah ini terus bergeser dari peringkat 183 tahun 2004 menjadi 429 tahun 2025.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir wilayah ini berada pada angka 5,42 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 5,88 persen. Angka tahun 2025 menunjukkan penurunan yang signifikan dibanding kedua rata-rata periode tersebut. Selama 21 tahun pengamatan, hanya terjadi 5 kali kenaikan persentase kemiskinan tahunan.
Kabupaten Bengkalis
Wilayah ini menempati peringkat 377 nasional untuk persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 6,08 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 35.110 jiwa dari total 577.027 jiwa penduduk. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 764,54 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 292,06 juta rupiah per tahun. Pertumbuhan persentase kemiskinan tercatat turun 4,40 persen setahun terakhir.
Kota Dumai
Peringkat 502 nasional menjadi catatan wilayah ini untuk indikator persentase kemiskinan yang tercatat 3,08 persen. Terdapat 9.920 jiwa penduduk miskin dari total 322.249 jiwa penduduk yang tercatat. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 654,14 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 171,17 juta rupiah per tahun. Persentase kemiskinan tercatat turun sedikit 1,91 persen setahun terakhir.
(Baca: Statistik Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Periode 2013-2026)
Kabupaten Indragiri Hulu
Peringkat 394 nasional dicatatkan untuk persentase kemiskinan wilayah ini yang bernilai 5,83 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 26.880 jiwa dari total 461.279 jiwa penduduk. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 673,97 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 138,34 juta rupiah per tahun. Angka kemiskinan tercatat turun 3,16 persen setahun terakhir.
Kabupaten Kampar
Wilayah ini menempati peringkat 363 nasional dengan persentase kemiskinan tercatat 6,29 persen. Terdapat 58.710 jiwa penduduk miskin dari total 932.982 jiwa penduduk yang tercatat. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 600,38 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 139,23 juta rupiah per tahun. Persentase kemiskinan turun 9,10 persen selama setahun terakhir.
Kota Pekanbaru
Peringkat 498 nasional menjadi catatan wilayah ini untuk indikator persentase kemiskinan yang tercatat 3,19 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 39.160 jiwa dari total 1.229.383 jiwa penduduk tercatat. Garis kemiskinan ditetapkan sebesar 767,40 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 178,02 juta rupiah per tahun. Angka kemiskinan tercatat naik sedikit 1,27 persen setahun terakhir.
Kabupaten Siak
Wilayah ini menempati peringkat 456 nasional dengan persentase kemiskinan tercatat 4,40 persen. Terdapat 23.500 jiwa penduduk miskin dari total 534.067 jiwa penduduk yang tercatat. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 607,60 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 268,74 juta rupiah per tahun. Persentase kemiskinan turun 13,39 persen selama setahun terakhir.