Waspada! Sore Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Minggu, 3 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (3/5/2026) pukul 15.12 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 41 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 milimeter dan durasi 135 detik.
(Baca: Jumlah Kejadian Bencana Alam di Provinsi-Provinsi Pulau Jawa 2020-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 3 Mei 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 22 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 14-23 milimeter dan lama gempa 67-181 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 mm dan lama gempa 58 detik serta 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-5 milimeter dan lama gempa 37-55 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.768 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 911 kali letusan.