Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini (Kamis, 19 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Kamis (19/3/2026) pukul 06.40 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 37 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 170 detik.
(Baca: 12 Juta Warga Indonesia Kena Bencana Alam pada 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 19 Maret 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 18 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-22 milimeter dan lama gempa 71-255 detik.
Kemudian, 6 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-7 milimeter dan lama gempa 31-111 detik serta 3 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3-6 milimeter s-p 11-16 detik dan lama gempa 30-94 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.085 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 586 kali letusan.
(Baca: Ada 1.300 Bencana Alam di RI sampai September 2024, Ini Rinciannya)