Gunung Ibu Kembali Erupsi Dini Hari Ini (Senin, 2 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Senin (2/2/2026) pukul 02.03 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu hanya sekali erupsi.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 37 detik.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak Sedang karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 2 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 94 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 36-97 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 8-10 milimeter dan lama gempa 33-37 detik serta 18 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 42-136 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 425 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (224 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 170 kali.
(Baca: Ada 1.300 Bencana Alam di RI sampai September 2024, Ini Rinciannya)