Maret 2026, Jumlah Penduduk Miskin di Lampung 860,13 Ribu Jiwa
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Jumlah penduduk miskin di Lampung pada Maret 2026, berkurang 26,89 ribu jiwa menjadi 860,13 ribu jiwa dibandingkan dengan Maret 2025. Sementara jika dibandingkan dengan September 2024, Jumlah penduduk miskin juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 939,3 ribu jiwa.
Turunnya jumlah penduduk miskin di provinsi ini, turut memberikan dampak terhadap pengurangan persentase penduduk miskin. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Lampung pada Maret 2026, berkurang 0,35 persen menjadi 9,31 persen dibandingkan dengan September 2025. Sementara dibanding Maret 2025, persentase penduduk miskin juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 10 persen .
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Sorong Selatan 27.747 dan Angka Pengangguran 3,14 Persen)
Persentase penduduk miskin menurut provinsi adalah data mentah yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi semesteran dengan satuan persen.
Definisi penduduk miskin menurut BPS mengacu pada konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Konsep ini mengacu pada Handbook on Poverty and Inequality yang diterbitkan oleh Worldbank. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Penduduk dikategorikan sebagai penduduk miskin jika memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.
Data persentase penduduk miskin Perkotaan dan Perdesaan dipublikasikan setiap maret dan September
(Baca: Bahan Bangunan Seperti Reng kayu, Aspal, dan Minyak pelumas pada Juli 2026 Rata-rata Naik 5,52%)
Berdasarkan wilayah, jumlah penduduk miskin berkurang 831,89 ribu jiwa pada Maret 2026 dibanding September 2025 dan lebih rendah dibanding Maret 2025. Adapun Jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang 550 menjadi 228,54 ribu jiwa per Maret 2026. Sedangkan untuk jumlah penduduk miskin di perdesaan tercatat 603,35 ribu jiwa.
Kondisi kemiskinan di Lampung ini diperhitungkan berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan yang tercatat sebesar Rp.612,45 ribu per kapita/bulan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan terbaru ini dengan rincian, Rp.494,63 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp.162,84 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan non-makanan.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.13 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |