Jumlah pekerja di Kabupaten Sorong Selatan dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 26.445 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 27.465 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 27.747 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 6,19% Penduduk di Kabupaten Murung Raya Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sorong Selatan mencapai 3,14 persen pada 2025. Angka ini bertambah 0,33 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,81 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya naik 0,14 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sorong Selatan mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 27.265 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 311 pekerja menjadi 28.571 pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 350 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sorong Selatan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,78 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,94 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Sorong Selatan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Sorong Selatan tercatat 55.904 jiwa data per 2024. Angka ini dalam 13 tahun berurutan terus mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 3,57%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Papua Barat Daya, kabupaten/kota ini masuk dalam urutan lima besar, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 32.
(Baca: 4,1% Penduduk di DKI Jakarta Beragama Katolik)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Sorong Selatan pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 3,74 ribu jiwa (6,69%)
- Umur 5-9 tahun 6,68 ribu jiwa (11,95%)
- Umur 10-14 tahun 6,68 ribu jiwa (11,95%)
- Umur 15-19 tahun 5,42 ribu jiwa (9,69%)
- Umur 20-24 tahun 5,15 ribu jiwa (9,22%)
- Umur 25-29 tahun 5,17 ribu jiwa (9,24%)
- Umur 30-34 tahun 4,5 ribu jiwa (8,06%)
- Umur 35-39 tahun 4,31 ribu jiwa (7,71%)
- Umur 40-44 tahun 3,58 ribu jiwa (6,4%)
- Umur 45-49 tahun 3,04 ribu jiwa (5,44%)
- Umur 50-54 tahun 2,27 ribu jiwa (4,06%)
- Umur 55-59 tahun 1,89 ribu jiwa (3,38%)
- Umur 60-64 tahun 1,48 ribu jiwa (2,65%)
- Umur 65-69 tahun 0,92 ribu jiwa (1,65%)
- Umur 70-74 tahun 0,59 ribu jiwa (1,05%)
- Umur lebih dari 75 tahun 0,48 ribu jiwa (0,87%)