Indonesia Paling Banyak Ekspor Kertas ke Eritrea pada 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Eritrea. sebesar US$ 0,69 juta data per Desember 2025. Nilai tersebut naik 35,28% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 0,51 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Eritrea. ekspor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 0,13 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 9,73 juta.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Sorong Selatan 27.747 dan Angka Pengangguran 3,14 Persen)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Eritrea. 40 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 13 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Eritrea. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Eritrea. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Kertas dan karton
- Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. .
- Zat albuminoid
- Senjata dan amunisi
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Kertas dan karton. Dalam klasifikasi tradmap, Kertas dan karton masuk kategori produk HS dengan kode 48. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan barang-barang dari pulp kertas, kertas, atau karton.
Pada 2025, Indonesia tercatat mengekspor sebanyak US$ 0,58 juta. Nilai ekspor Kertas dan karton; barang-barang dari pulp kertas, kertas, atau karton. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 118 ribu.
Masuk dalam kode HS 84, Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan suku cadang. Indonesia mengekspor sebanyak US$ 0,1 juta.
Di urutan ke ketiga adalah, Indonesia juga tercatat banyak mengekspor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. . ke Eritrea. Nilai ekspor produk ini pada 2025 sebanyak US$ 5 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 6 ribu. Ekspor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. . yang terbesar saat ini masih dengan tujuan ke Eritrea. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber ekspor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. . Indonesia adalah Jepang. Jordan, Kazakhstan. Kenya dan Kiribati.
Indonesia melakukan ekspor produk ini dengan tujuan ke 0 negara. Ekspor Zat albuminoid ke negara ini berada di urutan 2. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Jepang. Jordan, Kazakhstan. Kenya. dan Kiribati.
Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke 0 negara. Ekspor Senjata dan amunisi ke negara ini berada di urutan 2. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor Senjata dan amunisi adalah Ukraina, Arab Uni Emirat, Inggris Raya, Pulau-pulau terpencil kecil Amerika Serikat. dan Amerika Serikat.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.13 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |