Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara tahun 2025 sebesar 6,63 persen. Angka ini turun 0,5 poin dibanding tahun 2024, dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 250 jiwa menjadi 3.720 jiwa. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 346 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Buton Selatan 2016-2025)
Selama periode 2015 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini mengalami naik turun. Angka tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar 7,53 persen, sedangkan angka terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi tahun 2022 dengan penurunan 8,14 persen, sedangkan pertumbuhan tertinggi tahun 2016 dengan kenaikan 3,55 persen.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir berada di angka 7,02 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 7,09 persen. Angka tahun 2025 berada sedikit lebih rendah dibanding kedua rata-rata tersebut. Peringkat nasional wilayah ini sempat mencapai posisi terbaik 339 pada tahun 2019, sebelum kembali bergeser ke sekitar posisi 346 pada tahun terakhir.
Kabupaten Halmahera Barat
Berada di peringkat 292 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 7,9 persen dengan penurunan 9,71 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 9.690 jiwa, garis kemiskinan sebesar 525,33 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat 22,78 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Halmahera Selatan
Peringkat 436 nasional menunjukkan angka kemiskinan 4,81 persen, menjadi salah satu terendah di kelompok wilayah perbandingan ini. Penurunan angka kemiskinan mencapai 14,56 persen, jumlah penduduk miskin 11.780 jiwa, pendapatan per kapita mencapai 114,37 juta rupiah per tahun dengan garis kemiskinan 512,22 ribu rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Lampung Barat | 2004 - 2025)
Kabupaten Halmahera Tengah
Dengan persentase kemiskinan 9,16 persen menempati peringkat 244 nasional, wilayah ini menjadi wilayah dengan angka kemiskinan tertinggi pada kelompok perbandingan. Pendapatan per kapita mencapai 870,96 juta rupiah per tahun, garis kemiskinan tercatat 647,98 ribu rupiah per kapita per bulan dengan penurunan angka kemiskinan 14,47 persen.
Kabupaten Kepulauan Sula
Peringkat 301 nasional untuk persentase kemiskinan yang tercatat sebesar 7,65 persen. Wilayah ini mengalami penurunan angka kemiskinan sebesar 3,89 persen, jumlah penduduk miskin 8.050 jiwa, pendapatan per kapita 32,72 juta rupiah per tahun dan garis kemiskinan 529,75 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kota Tidore Kepulauan
Memiliki persentase kemiskinan paling dekat dengan Kabupaten Pulau Taliabu yaitu 6,54 persen dengan peringkat 349 nasional. Penurunan angka kemiskinan hanya sedikit yaitu 0,3 persen, pendapatan per kapita 33,45 juta rupiah per tahun, garis kemiskinan tercatat 643,29 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Pulau Morotai
Terletak di peringkat 450 nasional, angka kemiskinan tercatat 4,49 persen menjadi yang terendah di seluruh wilayah perbandingan Maluku Utara. Penurunan angka kemiskinan mencapai 12,13 persen, jumlah penduduk miskin 3.290 jiwa, pendapatan per kapita 27,11 juta rupiah per tahun dan garis kemiskinan 494,26 ribu rupiah per kapita per bulan.