Jumlah pekerja di Kabupaten Halmahera Tengah dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 29.248 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 30.335 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 31.393 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Buton Selatan 2016-2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Halmahera Tengah pada Desember 2024, berkurang 0,52% menjadi 3,43% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) naik karena sebelumnya tercatat 3,06%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Halmahera Tengah mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 30.452 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 32.402 pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 295 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Halmahera Tengah tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga turun di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 18,4 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 42,41 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Halmahera Tengah:
Jumlah penduduk di Kabupaten Halmahera Tengah tercatat 99.647 jiwa data per 2024. Angka ini dalam 19 tahun terakhir terus mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 12,33%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Badung 1,83%)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Maluku Utara, kabupaten/kota ini berada di urutan tujuh, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 15.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Halmahera Tengah pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 4,82 ribu jiwa (4,84%)
- Umur 5-9 tahun 7,59 ribu jiwa (7,62%)
- Umur 10-14 tahun 7,07 ribu jiwa (7,1%)
- Umur 15-19 tahun 6,79 ribu jiwa (6,81%)
- Umur 20-24 tahun 18,3 ribu jiwa (18,36%)
- Umur 25-29 tahun 17,37 ribu jiwa (17,43%)
- Umur 30-34 tahun 10,75 ribu jiwa (10,79%)
- Umur 35-39 tahun 7,4 ribu jiwa (7,43%)
- Umur 40-44 tahun 5,54 ribu jiwa (5,56%)
- Umur 45-49 tahun 4,15 ribu jiwa (4,16%)
- Umur 50-54 tahun 2,91 ribu jiwa (2,92%)
- Umur 55-59 tahun 2,29 ribu jiwa (2,3%)
- Umur 60-64 tahun 1,75 ribu jiwa (1,76%)
- Umur 65-69 tahun 1,23 ribu jiwa (1,23%)
- Umur 70-74 tahun 0,88 ribu jiwa (0,89%)
- Umur lebih dari 75 tahun 0,8 ribu jiwa (0,8%)