KLHK: Jumlah Hotspot di Indonesia Capai 163 Dalam 24 Jam Terakhir (Sabtu, 9 Mei 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 09/05/2026 11:34 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 163 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 33 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Sabtu (9/5/2026) pukul 11.34 WIB. Dari 163 titik panas terdeteksi, 4 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 155 titik skala sedang, dan 4 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Tren Letusan Gunung Berapi dalam Beberapa Tahun Terakhir)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Maluku Utara sebanyak 35 titik. Nusa Tenggara Timur menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 26 titik. Kalimantan Timur berada di posisi ketiga sebanyak 16 titik panas.

Sebanyak 15 titik panas terdeteksi di Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur menyusul dengan 14 titik panas, serta Jawa Tengah dan Banten masing-masing memiliki 13 dan 11 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Indonesia Punya Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia)

Data Populer

Loading...