Gunung Ibu Kembali Erupsi Sore Ini (Rabu, 25 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Rabu (25/2/2026) pukul 15.18 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 19 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 17 milimeter dan durasi 39 detik.
(Baca: Ada Hampir 300 Bencana Alam sampai Pertengahan Februari 2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 25 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 110 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-28 milimeter dan lama gempa 39-68 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 milimeter dan lama gempa 37-40 detik serta 7 kali harmonik dengan amplitudo 8-18 milimeter dan lama gempa 37-40 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 768 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (402 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 320 kali.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak Sedang karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)