PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Inggris 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 21/05/2026 16:24 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Inggris 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Inggris tahun 2024 berada di angka 0.66 unit. Angka ini tumbuh 1,53% dibanding tahun 2023, namun hanya bergerak tipis di rentang 0,64 sampai 0,66 unit sepanjang tiga tahun terakhir 2022-2024. Tidak ada lonjakan atau penurunan drastis pada periode ini, pergerakan nilai cenderung datar setelah guncangan pandemi tahun 2020-2021.

(Baca: PDRB Konsumsi Lembaga Swasta Nirlaba Periode 2013-2024)

Jika dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir yang berada di angka 0,653 unit, capaian 2024 mencatatkan kenaikan tipis sebesar 1,07%. Sementara rata-rata lima tahun terakhir 2020-2024 berada di angka 0,65 unit, yang berarti pertumbuhan tiga tahun terakhir lebih buruk dibanding periode sebelum pandemi yang sempat mencatatkan pergerakan nilai lebih dinamis.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Inggris terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Selama 10 tahun periode data 2015-2024, kenaikan tertinggi PDB PPP Inggris terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 3,15%. Sedangkan titik terendah tercatat pada tahun 2019 yaitu kontraksi turun 2,62%, yang berarti nilai output ekonomi yang disesuaikan daya beli masyarakat menyusut hampir 3 persen pada tahun tersebut. Anomali terbesar terjadi pada masa pandemi 2020-2021 dimana nilai turun berturut-turut selama 2 tahun tanpa koreksi.

Untuk peringkat regional Eropa, Inggris tetap berada di urutan 26 sepanjang tahun 2022 sampai 2024. Tidak ada perubahan peringkat sama sekali selama tiga tahun terakhir, meskipun telah terjadi pemulihan pertumbuhan pasca pandemi. Peringkat ini lebih rendah 3 tingkat dibanding capaian terbaik Inggris pada tahun 2018 yang berada di urutan 23 kawasan Eropa.

(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Luwuk Naik 0,38%)

IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Inggris akan meningkat secara sangat lambat sampai tahun 2030. Proyeksi pertumbuhan hanya berada di kisaran 0,15% sampai 0,6% per tahun, yang artinya tidak akan ada pemulihan signifikan setidaknya selama 6 tahun ke depan. Dibanding kondisi 2024, proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi tidak memburuk namun juga tidak mengalami perbaikan yang berarti bagi daya beli masyarakat.

Jika dibandingkan dengan 5 negara teratas kawasan Eropa, posisi Inggris berada jauh dibawah seluruh daftar teratas. Lima negara teratas masing-masing adalah Islandia, Serbia, Albania, North Macedonia dan Ukraina, yang seluruhnya mencatatkan pertumbuhan PDB PPP diatas 2,7% pada tahun berjalan. Hanya Italia dan Yunani yang berada di bawah posisi Inggris dari kelompok ekonomi besar Eropa.

Secara keseluruhan, kondisi PDB PPP Inggris 2024 menunjukkan pemulihan yang sangat lambat pasca guncangan pandemi dan krisis energi. Pertumbuhan yang tercatat belum cukup untuk mengembalikan nilai ke level sebelum tahun 2019, dan tidak ada indikasi akan terjadi lonjakan pertumbuhan dalam waktu dekat menurut data yang diterbitkan.

Data Pasar

Macro update by
14 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.959 +0.19
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...