Kementerian LHK: Jumlah Titik Panas di Indonesia Capai 341 Dalam 24 Jam Terakhir (Selasa, 28 April 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 28/04/2026 11:47 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 341 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 165 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Selasa (28/4/2026) pukul 11.47 WIB. Dari 341 titik panas terdeteksi, 3 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 335 titik skala sedang, dan 3 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 5.3 M Guncang 17 Km Barat Dari Pasuquin,)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Timur sebanyak 63 titik. Maluku Utara menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 43 titik. Sulawesi Tengah berada di posisi ketiga sebanyak 34 titik panas.

Sebanyak 29 titik panas terdeteksi di Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan menyusul dengan 26 titik panas, serta Kalimantan Utara dan Riau masing-masing memiliki 21 dan 18 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Lima Gempa Bumi Terakhir yang Tercatat di BMKG (Sabtu, 19 Juli 2025 13:53:43 WIB))

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Populer

Loading...