Waspada! Siang Ini Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi (Senin, 13 April 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 13/04/2026 11:46 WIB
Image Loader
Memuat...
7 Gunung Api di Indonesia dengan Jumlah Erupsi Terbanyak (1 Januari 2026 - 13 April 2026)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Senin (13/4/2026) pukul 11.42 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ili Lewotolok hanya sekali erupsi.

Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 1.923 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 38 milimeter dan durasi 42 detik.

(Baca: Indonesia, Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Asia Tenggara)

Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 13 April 2026 pukul 00.00-23.59 WITA menunjukkan terjadi 31 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 19,5-38,9 milimeter dan lama gempa 31-64 detik.

Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 5,8 mm dan lama gempa 76 detik serta 167 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5,8-19,5 milimeter dan lama gempa 35-50 detik.

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.444 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (782 kali letusan) sedangkan Gunung Ili Lewotolok erupsi 34 kali.

(Baca: Kualitas Udara di Indonesia Sedikit Membaik pada 2021)

Data Populer

Loading...