Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Belitung tahun 2024 mencapai 6,11 persen, turun sedikit 0,35 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin berjumlah 11.970 orang, turun sedikit 540 orang, sedangkan total penduduk naik sedikit menjadi 191.252 jiwa. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun 5,42 persen, dengan peringkat se-Indonesia ke-398 dan peringkat di Pulau Sumatera ke-125.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin di Kab. Seruyan 2024)
Data historis kemiskinan periode 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi di tahun 2006 (12,59 persen) dan terendah di tahun 2024 (6,11 persen). Pertumbuhan kemiskinan terendah di tahun 2011 (-31,19 persen) dan tertinggi di tahun 2006 (14,35 persen). Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 6,34 persen, lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) yang 6,49 persen. Peringkat se-Indonesia fluktuatif: dari 282 di 2004 turun ke 398 di 2024, dengan penurunan signifikan di 2011.
Dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, persentase kemiskinan Kabupaten Belitung berada di urutan kedua tertinggi. Nilainya lebih tinggi dari Kabupaten Bangka (4,24 persen), Kota Pangkal Pinang (4,04 persen), dan Kabupaten Bangka Tengah (5,94 persen), namun lebih rendah dari Kabupaten Belitung Timur (6,36 persen). Jumlah penduduk miskinnya lebih banyak dari dua wilayah tersebut, tapi lebih sedikit dari Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Tengah.
Kabupaten Bangka
Persentase kemiskinan di wilayah ini tahun 2024 mencapai 4,24 persen, dengan peringkat se-Indonesia ke-471. Jumlah penduduk miskin berjumlah 14.760 orang, turun sedikit dengan pertumbuhan -0,74 persen. Total penduduk mencapai 335.292 jiwa, naik sedikit dengan pertumbuhan 1,61 persen. Garis kemiskinan di wilayah ini sebesar 723,72 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan peringkat se-Indonesia ke-62. Pendapatan per kapita masyarakat sebesar 58,48 juta rupiah per tahun, berada di peringkat ke-201 se-Indonesia.
Kabupaten Belitung Timur
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Kepulauan Mentawai Menurut Sektor pada 2024)
Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 6,36 persen, menempati peringkat se-Indonesia ke-386. Jumlah penduduk miskin berjumlah 8.500 orang, turun sedikit dengan pertumbuhan -4,39 persen. Total penduduk mencapai 132.121 jiwa, naik sedikit dengan pertumbuhan 1,51 persen. Garis kemiskinan di wilayah ini sebesar 907,58 ribu rupiah per kapita per bulan, peringkat se-Indonesia ke-8. Pendapatan per kapita masyarakat sebesar 82,61 juta rupiah per tahun, berada di peringkat ke-114 se-Indonesia, yang merupakan tertinggi di antara wilayah tetangga Kabupaten Belitung.
Kota Pangkal Pinang
Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 4,04 persen, menjadi yang terendah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan peringkat se-Indonesia ke-480. Jumlah penduduk miskin berjumlah 8.870 orang, turun sedikit dengan pertumbuhan -4,31 persen. Total penduduk mencapai 239.730 jiwa, naik sedikit dengan pertumbuhan 2,93 persen. Garis kemiskinan di wilayah ini sebesar 925,52 ribu rupiah per kapita per bulan, peringkat se-Indonesia ke-5. Pendapatan per kapita masyarakat sebesar 82,19 juta rupiah per tahun, berada di peringkat ke-116 se-Indonesia.
Kabupaten Bangka Tengah
Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 5,94 persen, dengan peringkat se-Indonesia ke-403. Jumlah penduduk miskin berjumlah 12.040 orang, naik signifikan dengan pertumbuhan 13,8 persen. Total penduduk mencapai 209.117 jiwa, naik sedikit dengan pertumbuhan 2,64 persen. Garis kemiskinan di wilayah ini sebesar 856,90 ribu rupiah per kapita per bulan, peringkat se-Indonesia ke-16. Pendapatan per kapita masyarakat sebesar 56,13 juta rupiah per tahun, berada di peringkat ke-215 se-Indonesia, yang merupakan terendah di antara wilayah tetangga Kabupaten Belitung.