Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Jayapura untuk kategori aneka barang dan jasa pada tahun 2024 mencapai 374727 rupiah. Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar 8,1 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih pengurangan mencapai 33216 rupiah per orang setiap bulannya. Pada tahun sebelumnya, angka pengeluaran kategori ini tercatat sebesar 407944 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2015 - 2024)
Sepanjang periode data 2018 hingga 2024, pengeluaran aneka barang dan jasa Kabupaten Jayapura mengalami kenaikan berturut-turut selama empat tahun. Dimulai dari 260770 rupiah pada 2018, angka ini terus naik hingga mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2022 dengan nilai 433819 rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun 2022, terjadi penurunan berturut-turut selama dua tahun terakhir hingga angka 2024 yang tercatat saat ini.
Pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024 menyumbang 43,6 persen dari total pengeluaran bukan makanan per kapita bulanan Kabupaten Jayapura yang mencapai 859295 rupiah. Sementara itu, nilai ini setara dengan 20,5 persen dari total seluruh pengeluaran masyarakat baik makanan maupun bukan makanan yang tercatat 1825477 rupiah per kapita setiap bulannya. Untuk kategori makanan, masyarakat Kabupaten Jayapura mengeluarkan rata-rata 966182 rupiah per orang setiap bulan pada tahun 2024.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Papua, Kabupaten Jayapura menempati urutan kedua untuk nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Hanya Kota Jayapura yang mencatat nilai lebih tinggi dengan angka 440784 rupiah per kapita per bulan. Urutan di bawah Kabupaten Jayapura secara berurutan diisi oleh Kabupaten Keerom, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Supiori. Posisi ranking ini tidak berubah dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Kota Jayapura
Kota Jayapura menempati urutan pertama seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua untuk hampir seluruh kategori pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita bulanan wilayah ini mencapai 1919406 rupiah, dengan rincian pengeluaran makanan 787913 rupiah dan pengeluaran bukan makanan 1131493 rupiah. Meskipun menempati ranking teratas, wilayah ini mencatat penurunan total pengeluaran sebesar 23,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk penurunan 34,3 persen untuk kategori aneka barang dan jasa.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Enrekang 2018 - 2024)
Kabupaten Keerom
Kabupaten Keerom menempati urutan ketiga se-provinsi Papua untuk total pengeluaran masyarakat tahun 2024. Wilayah ini mencatat total pengeluaran per kapita bulanan sebesar 1425253 rupiah, dengan rincian 781008 rupiah untuk kategori makanan dan 644245 rupiah untuk kategori bukan makanan. Berbeda dengan dua wilayah teratas, Kabupaten Keerom mencatat kenaikan untuk seluruh kategori pengeluaran, termasuk kenaikan 47,2 persen untuk kategori aneka barang dan jasa pada tahun 2024.
Kabupaten Kepulauan Yapen
Kabupaten Kepulauan Yapen menempati urutan keempat se-provinsi Papua untuk nilai total pengeluaran masyarakat tahun 2024. Wilayah ini mencatat total pengeluaran per kapita bulanan sebesar 1377561 rupiah, dengan rincian 801156 rupiah untuk kategori makanan dan 576405 rupiah untuk kategori bukan makanan. Untuk kategori aneka barang dan jasa, wilayah ini mencatat kenaikan tertinggi se-provinsi Papua pada tahun 2024 dengan persentase pertumbuhan mencapai 61,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Biak Numfor
Kabupaten Biak Numfor menempati urutan keenam se-provinsi Papua untuk total pengeluaran masyarakat tahun 2024. Wilayah ini mencatat total pengeluaran per kapita bulanan sebesar 1232573 rupiah, dengan rincian 599321 rupiah untuk kategori makanan dan 633252 rupiah untuk kategori bukan makanan. Untuk kategori aneka barang dan jasa, wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 32,9 persen pada tahun 2024, dengan nilai pengeluaran tercatat 264103 rupiah per kapita per bulan.