Waspada! Sore Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Selasa, 24 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (24/2/2026) pukul 17.36 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 14 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 3.000 meter di atas puncak (6.676 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: 295 Orang Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumut, Ini Sebarannya (4 Desember 2025))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 24 Februari 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 22 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-22 milimeter dan lama gempa 60-131 detik.
Kemudian, 3 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-5 mm dan lama gempa 25-63 detik serta 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5 milimeter dan lama gempa 57 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 758 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 398 kali letusan.
(Baca: Provinsi di Indonesia yang Paling Sering Dilanda Banjir hingga Akhir 2025)