Menurut data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik di Sumatera Selatan pada Desember 2025 tumbuh -51.89% menjadi 9,82 juta ton. Sebelumnya menurut rekam jejak sepuluh tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Sumatera Selatan pernah terjadi pada Desember 2024 dengan pertumbuhan dengan angka volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik mencapai 9,82 juta ton. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik mengalami penurunan dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Harga Daging Sapi Kualitas 2 di Pasar Modern Periode April 2025-2026.0)
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), total volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik seluruh Indonesia pada Desember 2025 mencapai 198,58 juta ton.
Volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik tersebut naik 75,3% dibandingkan bulan sebelumnya.
Kalimantan Timur berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik sebanyak 157,46 juta ton. Perkembangan data bulanan di wilayah ini naik 156,59% dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
(Baca: Harga Gula Pasir di Pasar Tradisional Periode April 2025-2026)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Aceh. Periode yang sama bulan sebelumnya volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik di provinsi ini tercatat 15,75 juta ton.
Selanjutnya, Aceh dengan volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik 15,65 juta ton dan Sumatera Selatan dengan volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik 9,82 juta ton (turun 94,18%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan volume ekspor SITC kode 56 pupuk kimia buatan pabrik tertinggi pada Desember 2025:
- Kalimantan Timur 157,46 juta ton
- Aceh 15,65 juta ton
- Sumatera Selatan 9,82 juta ton