Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sragen mencapai 3,53% pada 2024. Angka ini berkurang 0,34% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,87%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,17%.
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan dan lima semester setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Sragen.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Lamandau pada 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 286 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sragen dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 493,62 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 542,18 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 595,18 ribu pekerja.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Barito Timur Rp.94,05 Juta Data per 2025)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Sragen mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 470,46 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 574,19 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sragen tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,39 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,23 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jawa Tengah pada 2024 yakni :
- Kabupaten Brebes 8,35%
- Kabupaten Cilacap 7,83%
- Kabupaten Tegal 7,53%
- Kabupaten Pemalang 6,63%
- Kabupaten Banyumas 6,18%
- Kota Tegal 5,88%
- Kota Semarang 5,82%
- Kabupaten Batang 5,67%
- Kabupaten Banjarnegara 5,57%
- Kabupaten Kebumen 5,07%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Temanggung 2,35%
- Kabupaten Wonogiri 2,4%
- Kabupaten Rembang 2,84%
- Kabupaten Boyolali 3,16%
- Kabupaten Kudus 3,19%
- Kabupaten Grobogan 3,23%
- Kabupaten Pekalongan 3,3%
- Kabupaten Jepara 3,34%
- Kabupaten Karanganyar 3,47%
- Kabupaten Sragen 3,53%