Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Tapanuli Selatan Turun 0,81% dalam 5 Tahun Terakhir
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara sebesar 6,47% pada 2025.
Angka tersebut turun 1,21% dari tahun sebelumnya sebesar 7,68%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,81%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Tapanuli Selatan lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Tapanuli Selatan yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,47% dari total penduduk.
Dibandingkan dengan 32 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara, PoU di Kabupaten Tapanuli Selatan ada di urutan ke-17. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Padang Lawas (4,69%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Nias Selatan (9,53%).
Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara pada 2025.
- Kabupaten Padang Lawas: 4,69%
- Kabupaten Karo: 4,7%
- Kabupaten Samosir: 4,96%
- Kabupaten Humbang Hasundutan: 5,22%
- Kabupaten Padang Lawas Utara: 5,55%
- Kabupaten Tapanuli Tengah: 5,62%
- Kabupaten Nias: 5,65%
- Kabupaten Labuhan Batu Selatan: 5,65%
- Kabupaten Pakpak Bharat: 5,71%
- Kabupaten Toba Samosir: 5,71%
(Baca: Jumlah Penduduk Jakarta yang Bekerja Meningkat Awal 2025)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.987 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |