- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat bahwa PDB Paritas Daya Beli (PPP) Paraguay pada tahun 2024 sebesar 2597.27 unit, mengalami penurunan sebesar 0.65% dibandingkan tahun 2023 yang bernilai 2614.35 unit. Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), kondisi PDB PPP Paraguay menunjukkan tren penurunan setelah pertumbuhan kecil sebesar 0.86% pada 2022, diikuti kontraksi sebesar 1.37% pada 2023 dan 0.65% pada 2024. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir adalah sekitar -0.39% per tahun, yang lebih buruk dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 0.25% per tahun, di mana periode tersebut mencakup pertumbuhan kuat sebesar 3.51% pada 2021 yang menyeimbangkan kontraksi di tahun lain.
(Baca: Indeks Obligasi Komposit Ditutup Turun 0,01% ke Level 436,8999 (Selasa, 10 Maret 2026))
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Paraguai terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2024), pertumbuhan tertinggi PDB PPP Paraguay terjadi pada tahun 2021 dengan kenaikan sebesar 3.51%, sementara pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2023 dengan kontraksi sebesar 1.37%—yang berarti nilai PDB PPP turun sebesar 1.37% dari tahun sebelumnya. Kondisi fluktuatif selama dekade ini terlihat dari pergeseran antara periode pertumbuhan moderat hingga kuat (seperti 2016, 2018, 2021) dan periode kontraksi (2020, 2023, 2024). Anomali yang tercatat adalah terjadinya kontraksi beruntun pada 2023 dan 2024, yang tidak terjadi dalam sepuluh tahun sebelumnya di mana kontraksi hanya terjadi sekali setiap beberapa tahun.
Data IMF tidak menyediakan informasi peringkat regional untuk PDB PPP Paraguay, sehingga tidak dapat diketahui apakah ada perubahan posisi peringkat Paraguay dibandingkan negara tetangga atau negara lain di wilayahnya dalam tahun terakhir.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kota Dumai | 2024)
IMF memproyeksikan bahwa PDB PPP Paraguay akan pulih pada tahun 2025 dengan nilai sebesar 2620.56 unit, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 0.9% dibandingkan tahun 2024. Proyeksi selanjutnya menunjukkan pertumbuhan yang semakin meningkat hingga tahun 2027 dengan tingkat pertumbuhan 1.51%, sebelum sedikit menurun namun tetap positif hingga tahun 2030. Kondisi proyeksi ini menunjukkan perbaikan dari kondisi terakhir di tahun 2024, di mana ekonomi Paraguay keluar dari periode kontraksi beruntun dan kembali ke tren pertumbuhan.
Karena data IMF yang diberikan tidak mencakup nilai PDB PPP dari negara lain, tidak dapat dilakukan perbandingan posisi Paraguay dengan negara yang memiliki nilai terendah atau perbandingan peringkat dengan negara lain dalam tahun terakhir.