Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Abu Sekitar 700 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (22/2/2026) pukul 06.01 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 59 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 135 detik.
(Baca: Waspada, Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Dunia (Kamis, 15 Juni 2023))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 22 Februari 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 11 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 111-207 detik.
Kemudian, 4 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-6 mm dan lama gempa 86-159 detik serta 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 milimeter dan lama gempa 55-97 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 717 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 379 kali letusan.
(Baca: Bukan Jakarta, Inilah Daerah dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia (Rabu, 7 Juni 2023))