Data per Desember 2025, pertumbuhan volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas di Riau tercatat -8,38% menjadi 324,26 juta ton. Sebelumnya, Riau pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada Agustus 2024 sebesar 30,5%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA7 Kota Depok 2025)
Bank Indonesia (BI) menghimpun data volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas di tanah air.
Riau mencatatkan volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas tertinggi dengan 324,26 juta ton. Di provinsi ini, Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan data bulanan di wilayah ini turun 8,38% dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
(Baca: Nilai Ekspor SITC Kode 32 Batu Bara, Kokas dan Briket Periode 2023-2025)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Lampung. Periode yang sama bulan sebelumnya volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas di provinsi ini tercatat 41,23 juta ton.
Selanjutnya, volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas di Kalimantan Utara di angka 41,99 juta ton dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya dan volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas di Sumatera Utara turun 75,15% menjadi 990,81 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan volume ekspor SITC kode 25 pulp dan kertas tertinggi pada Desember 2025:
- Riau 324,26 juta ton
- Lampung 43,33 juta ton
- Kalimantan Utara 41,99 juta ton
- Sumatera Utara 990,81 ribu ton