Waspada! Malam Ini Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi (Sabtu, 24 Februari 2024)

Demografi
1
Irfan Fadhlurrahman 23/02/2024 23:47 WIB
6 Gunung Api di Indonesia dengan Jumlah Letusan/Erupsi Terbanyak (1 Januari 2024 - 24 Februari 2024)
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Sabtu (24/2/2024) pukul 00.32 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ili Lewotolok sudah erupsi 7 kali.

Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak atau 1.723 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 27,5 milimeter dan durasi 52 detik.

(Baca: 55 Bencana Terjadi pada Tengah September 2023, Karhutla Mendominasi)

Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 24 Februari 2024 pukul 00.00-23.59 WITA menunjukkan terjadi 9 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 8,6-35,3 milimeter dan lama gempa 36-174 detik.

Kemudian, 12 kali gempa guguran dengan amplitudo 1,8-3,3 mm dan lama gempa 26-245 detik serta 360 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,7-19,6 milimeter dan lama gempa 40-296 detik.

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian timur, selatan dan tenggara puncak/ kawah Gunung Ili Lewotolok.

Selama tahun 2024, MAGMA Indonesia telah merekam 255 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Marapi di Sumatera Barat paling banyak erupsi (71 kali letusan) sedangkan Gunung Ili Lewotolok erupsi 17 kali.

(Baca: Akibat Karhutla, ISPA Kalimantan Selatan Capai 189 Ribu Kasus per September 2023)

Data Populer
Lihat Semua