Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Kamis (18/1/2024) pukul 07.50 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki sudah erupsi 15 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: KLHK: Jumlah Hotspot di Indonesia Capai 179 Dalam 24 Jam Terakhir (Sabtu, 13 Januari 2024))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Level IV (Awas). Pengamatan kegempaan pada 18 Januari 2024 pukul 00.00-06.00 WITA menunjukkan terjadi 3 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 37-47,3 milimeter dan lama gempa 43-180 detik.
Kemudian, 4 kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 37-47,3 mm dan lama gempa 37-150 detik serta 11 kali gempa guguran dengan amplitudo 7,4-37 mm dan lama gempa 19-101 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan sektoral 6 kilometer ke arah Utara dan Timur Laut.
Selama tahun 2024, MAGMA Indonesia telah merekam 79 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur paling banyak erupsi dengan 38 kali letusan.
(Baca: Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi pada Minggu Malam, Tingkat Aktivitas di Level Awas)