IKLAN

Waspada Wabah Hewan Ternak, Ini Provinsi dengan Populasi Kerbau Terbanyak

10 Provinsi dengan Populasi Kerbau Terbanyak di Indonesia (2021*)

Sumber : Kementerian Pertanian, 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Adi Ahdiat

12/5/2022, 15.30 WIB

Awal Mei 2022, sejumlah daerah Indonesia dilanda wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.

Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan dua kabupaten di Aceh dan empat kabupaten di Jawa Timur sebagai daerah wabah PMK.

Meski demikian, penyakit ini diklaim tidak berbahaya bagi manusia.

“Yang perlu kita pahami penyakit PMK ini memang berbahaya bagi hewan, tetapi tidak menular atau tidak berisiko pada kesehatan manusia," ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan persnya, Selasa (10/5/2022).

"Untuk itu kita akan lakukan berbagai upaya untuk mengatasi PMK ini,” lanjutnya.

Menurut Kementan, penyakit ini rentan menulari hewan ternak jenis ruminansia, yaitu sapi, kambing, domba, rusa, dan kerbau.

Adapun salah satu wilayah yang perlu mewaspadai penularan PMK ternak ini adalah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan 2021, NTT merupakan provinsi dengan populasi kerbau terbanyak di Indonesia, yakni 1,9 ribu ekor atau 16,05% dari total populasi kerbau nasional.

Provinsi dengan populasi kerbau terbanyak berikutnya adalah Sulawesi Selatan dengan 122 ribu ekor (10,26%). Diikuti Nusa Tenggara Barat (NTB) 116,5 ribu ekor (9,8%), Aceh 104,7 ribu ekor (8,8%), dan Sumatera Utara 99,9 ribu ekor (8,4%).

Sepanjang 2021, total jumlah populasi kerbau di Indonesia diperkirakan mencapai 1,19 juta ekor. Jumlah tersebut naik 3,03% dibandingkan populasi tahun sebelumnya yang sebanyak 1,15 juta ekor.

(Baca Juga: RI Impor Daging Kerbau, Berapa Banyak Pasokan Lokalnya?)

IKLAN

data terkait