Ini Negara G20 dengan Indeks Kesehatan Tertinggi saat Pandemi

Layanan konsumen & Kesehatan
1
Adi Ahdiat 10/02/2022 17:50 WIB
Negara G20 dengan Indeks Kesehatan Tertinggi (2021)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak 2020 telah memaksa negara-negara untuk memperkuat sistem perlindungan kesehatan.

Namun, sampai sekarang mayoritas negara belum berkembang cukup kuat dan belum siap menghadapi ancaman krisis kesehatan baru di masa depan.

Kondisi ini diungkapkan tim peneliti dari Nuclear Threat Initiative (NTI), Johns Hopkins Center for Health Security, dan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health dalam laporan Global Health Security Index 2021 (GHSI).

GHSI mengukur indeks kesehatan negara dari puluhan indikator yang terhimpun dalam 6 kategori penilaian, yaitu:

1. Pencegahan

GHSI menilai seberapa kuat kemampuan negara dalam mencegah penyakit menular. Hal ini dinilai dari ada atau tidaknya riset potensi sumber penyakit, tingkat perlindungan lingkungan dan manusia dari bahaya biologis (biosecurity dan biosafety), serta tingkat vaksinasi di negara tersebut.

2. Deteksi dan Pelaporan

Setelah itu, GHSI menilai kemampuan negara dalam mendeteksi potensi atau peristiwa epidemi. Beberapa hal yang dinilai adalah kualitas dan kinerja laboratorium, jumlah pelatihan penanganan epidemi, serta kemampuan negara dalam mengelola data kesehatan nasional.

3. Daya Respon

Dalam kategori ini GHSI menilai kemampuan negara dalam merespon peristiwa epidemi. Indikator yang dinilai adalah seberapa kuat rencana darurat medis nasional, sampai kekuatan negara dalam melakukan komunikasi krisis.

4. Sistem Layanan Kesehatan

Dalam kategori ini GHSI menilai kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan di tingkat rumah sakit, klinik, dan puskesmas.

5. Pemenuhan Standar Global

GHSI juga menilai seberapa kuat komitmen negara dalam memenuhi standar global, baik itu standar perlindungan kesehatan manusia, kesehatan hewan, maupun standar pembiayaan untuk antisipasi keadaan darurat medis.

6. Faktor Risiko Lainnya

Terakhir, GHSI menilai berbagai faktor nonmedis yang berisiko menimbulkan krisis kesehatan di suatu negara, mulai dari faktor sosial, ekonomi, politik, hingga potensi bencana alam.

 

Negara G20 dengan Indeks Kesehatan Tertinggi

Berdasarkan seluruh kategori di atas, GHSI menilai rata-rata indeks kesehatan global saat ini berada di level 38,9 dari 100, yang artinya mayoritas negara sangat tidak siap menghadapi ancaman krisis kesehatan baru di masa depan.

Adapun negara G20 dengan indeks kesehatan tertinggi menurut GHSI adalah sebagai berikut:

Indonesia sendiri mendapat skor sebesar 50,4. Skor ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-45 skala global dalam hal kesehatan.

(Baca Juga: Inilah Kota dengan Perawatan Kesehatan Terbaik di Asia Tenggara pada 2021)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.