Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Banggai Kepulauan Naik 0,67% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 12/03/2026 08:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah mencapai 19,4% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,67% dari tahun sebelumnya sebesar 18,73%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 6,13%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Banggai Kepulauan lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Banggai Kepulauan yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 19,4% dari total penduduk.

Dibanding 12 kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Tengah, PoU di Kabupaten Banggai Kepulauan ada di urutan terakhir. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Palu (6,41%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tengah pada 2025.

  1. Kota Palu: 6,41%
  2. Kabupaten Morowali: 6,42%
  3. Kabupaten Morowali Utara: 7,4%
  4. Kabupaten Poso: 8,37%
  5. Kabupaten Parigi Moutong: 9,63%
  6. Kabupaten Banggai: 10,3%
  7. Kabupaten Buol: 10,33%
  8. Kabupaten Tojo Una Una: 12,38%
  9. Kabupaten Donggala: 12,44%
  10. Kabupaten Sigi: 13,33%

(Baca: Tingkat Kepadatan Penduduk RI Terus Bertambah hingga 2026)

Data Populer

Loading...