Bank Dunia Prediksi Indonesia Kembali Alami Defisit Transaksi Berjalan

1
Dwi Hadya Jayani 07/01/2022 12:20 WIB
Image Loader
Memuat...
Neraca Transaksi Berjalan indonesia (2019-2024)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Bank Dunia memprediksi Indonesia akan kembali mengalami defisit transaksi berjalan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Indonesia perlu berhati-hati karena defisit transaksi berjalan diperkirakan akan kembali melebar hingga 2024

Pada 2021, Bank Dunia memperkirakan Indonesia mencetak surplus transaksi berjalan. Surplus transaksi berjalan Indonesia diperkirakan sebesar 0,2% terhadap PDB pada tahun lalu.

Namun, Indonesia diramal akan kembali mengalami defisit transaksi berjalan sebesar 1,2% terhadap PDB pada 2022. Defisit ini semakin naik menjadi 1,6% pada 2023 dan kembali melebar 1,9% pada 2024.

Saat pandemi pada 2020, Indonesia mengalami defisit transaksi berjalan Indonesia tercatat sebesar 0,4% terhadap PDB. Defisit tersebut menyempit dari tahun sebelumnya yang sebesar 2,7% terhadap PDB.

 

Menurunnya defisit transaksi berjalan didorong dari kuatnya permintaan eksternal dan harga komoditas. Selain itu, permintaan impor lebih rendah. Olah karenanya, kebutuhan pembiayaan eksternal menurun dari 14% terhadap PDB pada 2019 menjadi 10,9% pada 2020. Angka ini juga jauh lebih rendah dari 11,5% terhadap PDB pada 2012, yang merupakan periode Taper Tantrum 2013.

 

(Baca: Defisit Neraca Transaksi Berjalan Diprediksi Melebar Jadi 1 Persen pada 2022)

Editor : Annissa Mutia
Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
18 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Mar) 0,41% -0.27
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...