IKLAN

Kinerja Pendapatan Negara Terus Membaik, Sentuh Rp 1.699,4 Triliun Per November 2021

Realisasi Pendapatan Negara Indonesia (November 2020 & 2021)

Sumber : Kementerian Keuangan (Kemenkeu), 21 Desember 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Annissa Mutia

22/12/2021, 09.50 WIB

Kinerja pendapatan negara terus membaik, mengindikasikan pemulihan ekonomi terus berlanjut. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, realisasi pendapatan negara hingga akhir November 2021 mencapai Rp 1.699,4 triliun, tumbuh 19,4% dari Rp 1.423,1 triliun pada November 2020 (year on year/yoy).

Pertumbuhan pendapatan negara (yoy) pada November 2021 lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya. Pada Oktober 2021, realisasi pendapatan negara hanya tumbuh 18,2% (yoy).

Realisasi pendapatan negara pada November 2021 hampir mencapai target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021 yang telah ditetapkan, yaitu telah terealisasi 97,5%. Target pendapatan negara dalam APBN tahun ini tercatat sebesar RP 1.743,6 triliun.

Jika dirinci, penerimaan negara dari pajak sebesar Rp 1.082,6 triliun pada November 2021. Jumlah itu meningkat 17% dari Rp 925,3 triliun pada November 2020 (yoy).

Realisasi penerimaan negara dari kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp 232,3 triliun pada November 2021. Jumlahnya tumbuh 26,6% dibandingkan pada November 2020 Rp 183,5 triliun (yoy).

Sedangkan untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 382,5 triliun pada November 2021. Jumlahnya meningkat 25,4% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 305 triliun.

Adapun, posisi belanja negara hingga akhir November 2021 mencapai Rp 2.310,4 triliun, tumbuh 0,1% dari Rp 2.308,2 triliun pada November 2020 (yoy). Dengan demikian, Indonesia masih mengalami defisit anggaran sebesar Rp 611 triliun atau 3,63% terhadap produk domestik bruto (PDB).

(Baca: Realisasi Pendapatan Negara Tumbuh 18,24% pada Oktober 2021)

IKLAN