Gunung Ibu Kembali Erupsi Malam Ini (Kamis, 12 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Kamis (12/2/2026) pukul 19.20 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 22 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak (1.725 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah selatan dan barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 52 detik.
(Baca: Provinsi di Indonesia yang Paling Sering Dilanda Banjir hingga Akhir 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 12 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 131 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 34-69 detik.
Kemudian, 11 kali harmonik dengan amplitudo 3-20 milimeter dan lama gempa 33-119 detik serta 114 kali gempa low frequency dengan amplitudo 2-10 milimeter dan lama gempa 17-29 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 576 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (299 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 237 kali.
(Baca: Update Jumlah Fasilitas Rusak karena Banjir dan Longsor Sumatra (11 Desember 2025))