- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli El Salvador hingga tahun 2024 yang menunjukkan nilai indikator berada di angka 0,42 unit. Nilai ini merupakan titik terendah dalam rentang 10 tahun terakhir sejak 2015. Sepanjang tiga tahun terakhir yaitu 2022, 2023 dan 2024, nilai indikator menunjukkan penurunan bertahap tanpa pernah mengalami kenaikan sama sekali.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Somalia 2015 - 2024)
Catatan tiga tahun terakhir mencatat rata-rata pertumbuhan PDB tahunan El Salvador hanya sebesar minus 0,62 persen. Angka ini jauh lebih buruk dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang tercatat sebesar minus 0,8 persen, dimana penurunan paling dalam terjadi pada tahun 2020 saat pandemi dengan kontraksi sebesar 3,84 persen. Kontraksi disini berarti ekonomi mengalami penyusutan nilai produksi riil secara keseluruhan dalam periode satu tahun.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional El Salvador terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Sepanjang 10 tahun periode data, kenaikan tertinggi pertumbuhan ekonomi terjadi pada tahun 2018 dengan pertumbuhan positif 1,56 persen. Sementara penurunan terparah selain tahun 2020 adalah tahun 2024 dengan penurunan 1,17 persen. Tidak ditemukan anomali angka yang melompat drastis, penurunan yang terjadi berjalan bertahap secara konsisten sejak tahun 2019.
Berdasarkan peringkat regional kawasan Amerika Tengah, posisi El Salvador tetap berada di peringkat 7. Posisi ini tidak berubah sama sekali selama 10 tahun berturut-turut sejak 2015 hingga data terbaru 2024. El Salvador konsisten menempati posisi paling bawah dibandingkan seluruh negara anggota kawasan tersebut.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Peru 2015 - 2024)
Dalam perbandingan kinerja tiga tahun terakhir, El Salvador memiliki pertumbuhan PDB PPP paling buruk di kawasan. Sementara negara dengan pertumbuhan terbaik dalam periode yang sama adalah Nikaragua dengan pertumbuhan mencapai 4,78 persen, atau hampir 6 kali lipat lebih baik dibandingkan kinerja El Salvador.
IMF juga merilis proyeksi indikator ini hingga tahun 2030. Berdasarkan data proyeksi, nilai PDB PPP El Salvador akan terus menurun menjadi 0,416 unit pada 2025, lalu akan stagnan tanpa pertumbuhan hingga tahun 2027. Setelah periode tersebut, akan terjadi penurunan kecil kembali dan tetap stagnan sampai akhir periode proyeksi.
Dibandingkan kondisi tahun 2024, proyeksi ekonomi menunjukkan tidak ada perbaikan sama sekali dalam enam tahun ke depan. Tidak ditemukan sinyal pertumbuhan positif pada seluruh angka proyeksi yang dirilis, yang artinya ekonomi El Salvador akan terus mengalami penyusutan atau berhenti tumbuh sepanjang periode perkiraan tersebut.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.959 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |