Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Tolikara Capai 40,94% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 20/05/2026 08:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Tolikara Provinsi Papua Pegunungan (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan sebesar 40,94% pada 2025.

Angka tersebut naik 2,3% dari tahun sebelumnya sebesar 38,64%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 2,57%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Tolikara lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Tolikara yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 40,94% dari total penduduk.

Dibanding 7 kabupaten/kota lain di Provinsi Papua Pegunungan, PoU di Kabupaten Tolikara ada di urutan ke-7. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Pegunungan Bintang (16,64%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Yahukimo (43,15%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Papua Pegunungan pada 2025.

  1. Kabupaten Pegunungan Bintang: 16,64%
  2. Kabupaten Lanny Jaya: 18,96%
  3. Kabupaten Nduga: 20,55%
  4. Kabupaten Jayawijaya: 22,29%
  5. Kabupaten Yalimo: 23,91%
  6. Kabupaten Mamberamo Tengah: 34,21%
  7. Kabupaten Tolikara: 40,94%
  8. Kabupaten Yahukimo: 43,15%

(Baca: Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Pangan Global Naik pada Maret 2026)

Data Pasar

Macro update by
20 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...