Kemendikbud merilis data Skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025, khususnya untuk 10 siswa dengan peringkat terendah yang berhasil masuk SMA NEGERI 14 DEPOK. Kolom nilai ujian terstandar pada data ini menunjukkan skor minimal yang diperoleh siswa tersebut, diadakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Nilai ujian terstandar yang rendah pada sebagian siswa dapat terkompensasi oleh rata-rata nilai rapor yang tinggi, sementara nilai ujian terstandar yang tinggi bisa menurunkan posisi jika diimbangi nilai rapor kurang optimal. Dari 10 siswa ini, nilai akhir berkisar 326,32 hingga 338,86 poin dengan rata-rata sekitar 329 poin, dan nilai akhir terendah berada pada posisi ke-14.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA12 Kota Depok 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMA NEGERI 14 DEPOK melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini merupakan 10 peringkat terendah berdasarkan nilai akhir keseluruhan, namun mereka berhasil menunjukkan prestasi baik dalam nilai rapor dan ujian terstandar.
Ujian terstandar tahun ini terdiri dari 30 soal dengan bobot 10 poin per soal, sehingga skor maksimal yang dapat dicapai adalah 300 poin. Setiap penurunan 10 poin menunjukkan satu soal yang tidak dijawab dengan benar oleh siswa, baik karena tidak menjawab atau memilih jawaban yang tidak tepat.
Data ini menunjukkan bahwa sistem seleksi baru di Jawa Barat tahun 2025 berhasil memberikan kesempatan yang lebih objektif bagi siswa berprestasi, dengan mempertimbangkan kedua aspek nilai rapor dan ujian terstandar, serta tidak mengabaikan jarak rumah siswa ke sekolah pilihan.
Muhammad Fathir
Berasal dari SMP Negeri 26 Depok, Muhammad Fathir menempati urutan nilai ke-5 dalam seleksi masuk SMA NEGERI 14 DEPOK. Dalam ujian terstandar, ia berhasil memperoleh nilai 230 poin, yang berarti 7 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 2,02 km.
- Skor nilai raport: 447,727 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 338,86 poin
Elvina Tabinaputri Maritza
Elvina Tabinaputri Maritza berasal dari SMP IT Darul Abidin dan berada pada urutan nilai ke-6. Ia memperoleh nilai 220 dalam ujian terstandar, yang menunjukkan bahwa 8 soal tidak dijawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 14 DEPOK adalah 779,53 meter.
- Skor nilai raport: 451,182 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 335,59 poin
Zahra Afifah Octaviani
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA8 DEPOK 2025)
Zahra Afifah Octaviani dari SMP Negeri 2 Depok menempati urutan ke-7. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan nilai 220 poin, artinya ada 8 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 1,90 km.
- Skor nilai raport: 441,273 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 330,64 poin
Fadhilah Kinaya Heriyanti
Berasal dari Mts N 4 Jakarta Selatan, Fadhilah Kinaya Heriyanti berada pada urutan ke-8. Ia memperoleh nilai 210 dalam ujian terstandar, yang berarti 9 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 14 DEPOK hanya 147,55 meter.
- Skor nilai raport: 461,417 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 335,71 poin
Aathifah Nuraini
Aathifah Nuraini dari SMP Gelora Depok menempati urutan ke-9. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan nilai 210 poin, artinya ada 9 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 3,28 km.
- Skor nilai raport: 446,909 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 328,45 poin
Skolastika Fausta Bening Putri Frasdika
Skolastika Fausta Bening Putri Frasdika berasal dari SMP Negeri 1 Depok dan berada pada urutan ke-10. Ia memperoleh nilai 200 dalam ujian terstandar, yang menunjukkan bahwa 10 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 14 DEPOK adalah sekitar 2,74 km.
- Skor nilai raport: 465,364 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 332,68 poin
Muhammad Hammam Al Barra
Muhammad Hammam Al Barra dari SMP Negeri 19 Depok menempati urutan ke-11. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan nilai 200 poin, artinya ada 10 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah 539,36 meter.
- Skor nilai raport: 456,636 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 328,32 poin
Fayza Nur Adira
Berasal dari SMP Muhammadiyah 1, Fayza Nur Adira berada pada urutan ke-12. Ia memperoleh nilai 200 dalam ujian terstandar, yang berarti 10 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 14 DEPOK adalah 640,04 meter.
- Skor nilai raport: 453,818 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 326,91 poin
Riri Nur Aeni
Riri Nur Aeni dari SMP Negeri 26 Depok menempati urutan ke-13. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan nilai 200 poin, artinya ada 10 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah 603,82 meter.
- Skor nilai raport: 452,818 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 326,41 poin
Amelia Wijayanti
Amelia Wijayanti berasal dari SMP Negeri 26 Depok dan berada pada urutan ke-14, dengan nilai akhir terendah di antara 10 siswa ini. Ia memperoleh nilai 200 dalam ujian terstandar, yang menunjukkan bahwa 10 soal tidak dijawab dengan benar. Jarak rumahnya ke SMA NEGERI 14 DEPOK adalah 331,64 meter.
- Skor nilai raport: 452,636 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 326,32 poin