10 Negara dengan Tingkat Kriminalitas Tertinggi di Dunia 2021

Negara dengan Tingkat Kejahatan Tertinggi di 2021

Sumber : World Population Review,

Disalin..

Penulis: Annissa Mutia

Editor: Annissa Mutia

17/6/2021, 15.20 WIB

Masalah sosial yang menjadi perhatian terhadap keamanan suatu negara adalah tingkat kriminalitas. World Population Review (WPR) melaporkan ada 10 negara dengan tingkat kriminalitas tertinggi di dunia. Negara-negara di Amerika Latin mendominasi daftar tersebut.

Venezuela memiliki indeks kejahatan 84,36, tertinggi dari negara mana pun di dunia. Departemen Luar Negeri AS telah mengeluarkan peringatan perjalanan Tingkat 4 untuk Venezuela, yang menunjukkan bahwa negara tersebut tidak aman sebagai negara tujuan bepergian. World Population Review menjelaskan tingginya tingkat kejahatan Venezuela telah dikaitkan dengan korupsi di antara otoritas Venezuela, sistem peradilan yang cacat, dan kontrol senjata yang buruk. Karena kesulitan ekonomi negara baru-baru ini, pembunuhan, serangan bersenjata, dan penculikan meningkat.

(baca: Provinsi Mana yang Penduduknya Paling Banyak Jadi Korban Kejahatan?)

Papua Nugini memiliki indeks kejahatan 80,04, yang menempatkannya di posisi kedua sebagai negara dengan tingkat kejahatan kedua di dunia. Di Papua Nugini, kejahatan, terutama kejahatan dengan kekerasan, terutama dipicu oleh perubahan sosial, ekonomi, dan politik yang cepat. Afrika Selatan memiliki tingkat kejahatan tertinggi ketiga di dunia dengan index kriminalitas 77.29. Afrika Selatan memiliki tingkat penyerangan, pemerkosaan, pembunuhan, dan kejahatan kekerasan lainnya yang sangat tinggi.

Negara lainnya yang masuk dalam daftar negara dengan tingkat kriminalitas tertinggi dunia, di antaranya Afganistan (76,97), Honduras (76,65), Trinidad dan Tobago (72,43), Brasil (68,31), Guyana (68.15), El Salvador (67.84), dan Suriah (67,42).  

Merujuk WPR, tingkat kejahatan yang tinggi terlihat di negara atau daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi dan ketersediaan pekerjaan yang rendah. Penegakan polisi yang ketat dan hukuman yang berat cenderung mengurangi tingkat kejahatan. Ada korelasi yang kuat antara usia dan kejahatan, dengan sebagian besar kejahatan, terutama kejahatan kekerasan, dilakukan oleh mereka yang berusia 20-30 tahun.

data terkait