Indonesia Resesi, Ekonomi Indonesia Tumbuh Minus 3,49% Kuartal III 2020

Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahunan Indonesia (Year On Year/YoY)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 5 November 2020

Disalin..

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

5/11/2020, 12.04 WIB

Pandemi Covid-19 memukul perekonomian Indonesia hingga jatuh ke jurang resesi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020 sebesar -3,49% (year on year/yoy). Dengan ini, Indonesia telah mengalami kontraksi dua kuartal berturut-turut. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini masih lebih baik daripada kuartal II 2020 yang mencetak pertumbuhan negatif hingga 5,32% (yoy). Hal ini dipicu dari adanya pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah. 

(Baca: Proyeksi Ekonomi 2020 Negara Berkembang Asia, Indonesia Kedelapan Terendah)

Secara tahunan, hampir semua struktur produk domestik bruto (PDB) lapangan usaha mengalami kontraksiKontraksi tertinggi terjadi pada sektor transportasi dan pergudangan sebesar -16,7% (yoy) dan perdagangan 5,03% (yoy). Sementara dari pengeluaran, penurunan tertinggi terjadi pada impor -21,86% (yoy) dan ekspor -10,82% (yoy). Konsumsi rumah tangga yang menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia terkontraksi 4,04% (yoy).

Sebagai informasi, definisi resesi terpopuler digunakan adalah kontraksi atau pertumbuhan ekonomi negatif selama dua kuartal berturut-turut.

TOPIK

PDB

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.