Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Halmahera Barat Capai 36,09% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 20/05/2026 13:16 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara mencapai 36,09% pada 2025.

Angka tersebut naik 2,54% dari tahun sebelumnya sebesar 33,55%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 3,45%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Halmahera Barat lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Halmahera Barat yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 36,09% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 9 kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku Utara, PoU di Kabupaten Halmahera Barat ada di urutan ke-9. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Halmahera Tengah (19,03%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepulauan Sula (37,36%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Maluku Utara pada 2025.

  1. Kabupaten Halmahera Tengah: 19,03%
  2. Kota Ternate: 21,69%
  3. Kabupaten Halmahera Utara: 25,35%
  4. Kabupaten Halmahera Selatan: 26,77%
  5. Kabupaten Halmahera Timur: 27,76%
  6. Kota Tidore Kepulauan: 28,68%
  7. Kabupaten Pulau Morotai: 30,71%
  8. Kabupaten Pulau Taliabu: 34,19%
  9. Kabupaten Halmahera Barat: 36,09%
  10. Kabupaten Kepulauan Sula: 37,36%

(Baca: Populasi Sapi Potong di Indonesia Periode 2015-2024)

Data Pasar

Macro update by
20 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.731 +0.22
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...