Piala Dunia FIFA 2026 akan diselenggarakan pada 11 Juni-19 Juli 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat (AS).
Turnamen sepak bola internasional ini diperkirakan bisa memberi manfaat ekonomi secara global, terutama untuk AS selaku salah satu tuan rumah.
Estimasi nilai dampak ekonominya tercatat dalam laporan FIFA World Cup 2026 Socioeconomic Impact Analysis yang dirilis FIFA dan World Trade Organization (WTO).
Laporan tersebut menghitung beberapa jenis dampak ekonomi dari Piala Dunia 2026, yaitu:
- Output bruto: Nilai total barang dan jasa yang dihasilkan, mencerminkan skala aktivitas ekonomi.
- Produk domestik bruto (PDB): Nilai total barang dan jasa yang dihasilkan di suatu negara selama periode tertentu disesuaikan dengan konsumsi antara, sebagai indikator pertumbuhan ekonomi.
- Pendapatan tenaga kerja: Total penghasilan pekerja, termasuk upah, gaji, dan tunjangan.
FIFA dan WTO memperkirakan, Piala Dunia 2026 dapat menciptakan dampak output bruto US$80,07 miliar secara global.
Namun, sekitar 38% di antaranya diterima AS, sedangkan 62% sisanya terbagi untuk negara-negara lain.
Kemudian dampak Piala Dunia 2026 terhadap PDB global diperkirakan mencapai US$40,92 miliar, dengan 42% di antaranya masuk ke AS.
Ada pula dampak berupa pendapatan tenaga kerja global senilai US$20,77 miliar, dengan 49% di antaranya masuk ke AS.
"Belanja Piala Dunia FIFA 2026 menghasilkan dampak nilai tambah yang menyebar di sepanjang rantai nilai ekonomi AS, dengan sektor akomodasi dan makanan mendapatkan manfaat terbesar, diikuti real estat, serta perdagangan grosir dan ritel," kata FIFA dalam laporannya.
Berikut rincian estimasi nilai dampak ekonomi Piala Dunia 2026, dikutip dari laporan FIFA dan WTO:
Output bruto
- AS: US$30,46 miliar
- Negara-negara lainnya: US$49,61 miliar
- Total dampak global: US$80,07 miliar
PDB
- AS: US$17,15 miliar
- Negara-negara lainnya: US$23,77 miliar
- Total dampak global: US$40,92 miliar
Pendapatan tenaga kerja
- AS: US$10,23 miliar
- Negara-negara lainnya: US$10,54 miliar
- Total dampak global: US$20,77 miliar
(Baca: Pengeluaran Piala Dunia 2026 Ditaksir US$13,9 Miliar, Ini Sumbernya)