Enam Sebab UMKM Membatasi hingga Menutup Operasional Usaha

Alasan UMKM Membatasi/Menutup Operasional Usaha (Agustus 2020)

Sumber : Mandiri Institute, 24 September 2020

Disalin..

Penulis: Yosepha Pusparisa

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

28/9/2020, 13.36 WIB

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia masih membatasi operasionalnya saat pandemi Covid-19. Pembatasan aktivitas menghambat mereka untuk berkegiatan secara normal. Tercatat 66% responden UMKM memilih membatasi operasional, sementara 6% lainnya berhenti beroperasi.

Beragam sebab mendorong UMKM membatasi dan menghentikan operasional. Permodalan menjadi masalah dominan (43%). Selain itu, 24% responden mengaku lantaran prospek usaha tak menjanjikan. 

(Baca: Perbedaan Strategi Bertahan UMKM Saat Diterpa Krisis)

Mandiri Institute melakukan survei UMKM terhadap 320 responden. Mereka tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, serta Bali dan Nusa Tenggara. UMKM tersebut bergerak di sejumlah lini, seperti akomodasi, perdagangan, konstruksi, dan restoran.

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.